PENGANTAR TENTANG ‘ASMAUL HUSNA’

Walillahil asmaa’ul husnaa fad’uuhu bihaa wadzarullaadziina yulhiduuna fii asmaa’ilil sayujzauna maa kaanii ya’maluuna
Allah mempunyai Asmaul Husna, maka bermohonlah kepadanya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-Nya. Nanti merekaakan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan (QS. Al A’raf-180)
Qulid’ullaaha awid’urrahmaana ayyammaa tad’uu falahul asmaa’ul husnaa wa laa tajhar bishalatika walaa tukhaafit bihaa wabtaghi baina dzaalika sabiilan
Katakanlah :”Serulah Allah atau serulah Arrahman. Dengan nama mana saja kamu seru. Dia mempunyai Asmaul Husna dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya, dan carilah jalan tengan di antara kedua itu ( QS. Al Isra 110)
Inna lillahi tis’atan wa tis’iina isman, mi’atan illaa waahidan, man ashaahaa dakhalal jannata, innahu witrun yuhibbul witra
Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Barangsiapa menghitung-hitungnya (menyebut-nyebutnya) masuklah ia e surge. Sesungguhnya Allah itu ganjil dan menyukai yang ganjil.
Huwallahul ladzii laa ilaaha illaa huwa (HR Tirmidzi)
Dialah Allah Yang  tak ada Tuhan selainnya:

Walillahil asmaa’ul husnaa fad’uuhu bihaa wadzarullaadziina yulhiduuna fii asmaa’ilil sayujzauna maa kaanii ya’maluuna

Allah mempunyai Asmaul Husna, maka bermohonlah kepadanya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-Nya. Nanti merekaakan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan (QS. Al A’raf-180)
Qulid’ullaaha awid’urrahmaana ayyammaa tad’uu falahul asmaa’ul husnaa wa laa tajhar bishalatika walaa tukhaafit bihaa wabtaghi baina dzaalika sabiilan
Katakanlah :”Serulah Allah atau serulah Arrahman. Dengan nama mana saja kamu seru. Dia mempunyai Asmaul Husna dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya, dan carilah jalan tengan di antara kedua itu ( QS. Al Isra 110)
Inna lillahi tis’atan wa tis’iina isman, mi’atan illaa waahidan, man ashaahaa dakhalal jannata, innahu witrun yuhibbul witra
Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Barangsiapa menghitung-hitungnya (menyebut-nyebutnya) masuklah ia e surge. Sesungguhnya Allah itu ganjil dan menyukai yang ganjil.
Huwallahul ladzii laa ilaaha illaa huwa (HR Tirmidzi)
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s